Asam Lemak Omega-3, Resolusi Inflamasi, dan Progresi Glaukoma
Asam Lemak Omega-3 dalam Glaukoma: Inflamasi dan Kesehatan Mata Glaukoma adalah neuropati optik progresif yang sering kali disebabkan oleh peningkatan...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Asam Lemak Omega-3 dalam Glaukoma: Inflamasi dan Kesehatan Mata Glaukoma adalah neuropati optik progresif yang sering kali disebabkan oleh peningkatan...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangDHA adalah singkatan dari docosahexaenoic acid, yaitu asam lemak omega-3 yang penting bagi tubuh. Secara kimia, DHA termasuk lemak tak jenuh panjang yang banyak ditemukan di jaringan saraf dan mata. Di otak dan retina, DHA membantu struktur membran sel sehingga mempengaruhi fungsi dan komunikasi antar sel. Karena peran ini, DHA berkontribusi pada perkembangan otak dan penglihatan pada bayi serta mendukung fungsi kognitif pada orang dewasa. Tubuh manusia dapat membuat sedikit DHA dari asam lemak lain, tetapi sebagian besar perlu diperoleh dari makanan seperti ikan berlemak atau suplemen berbasis alga. Selain peran struktural, DHA juga terlibat dalam proses yang membantu mengatur respons peradangan tubuh. Kandungan DHA yang cukup bisa berhubungan dengan kesehatan jantung, penglihatan, dan fungsi kognitif, sehingga sering direkomendasikan dalam pola makan seimbang. Saat memilih sumber DHA, penting memperhatikan kualitas: ikan bisa mengandung polutan, sementara suplemen alga menawarkan alternatif bebas ikan. Konsumsi dalam jumlah sangat besar dapat berisiko, misalnya meningkatkan efek pengenceran darah, jadi sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan bila mau mengonsumsi dosis tinggi. Singkatnya, DHA adalah komponen nutrisi yang krusial untuk perkembangan dan pemeliharaan otak serta mata, dan mendapat perhatian karena manfaatnya bagi kesehatan jangka panjang.