Transplantasi RGC Turunan Sel Punca: Dari Cawan Petri ke Traktus Optikus
Pendahuluan Glaukoma adalah penyebab utama kebutaan ireversibel di seluruh dunia karena sel ganglion retina (RGC) yang menghubungkan mata ke otak mati...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Pendahuluan Glaukoma adalah penyebab utama kebutaan ireversibel di seluruh dunia karena sel ganglion retina (RGC) yang menghubungkan mata ke otak mati...
Pendahuluan Taurin adalah asam aminosulfonat kaya nutrisi yang ditemukan dalam konsentrasi tinggi di retina dan jaringan saraf lainnya. Faktanya, kada...
Kurkumin dan Kurkuminoid untuk Neuroproteksi Glaucoma Glaucoma adalah neuropati optik terkait usia yang ditandai oleh hilangnya sel ganglion retina (R...
N-Asetilsistein dan Glutation pada Mata yang Menua Penyakit mata terkait usia – termasuk glaukoma dan degenerasi retina – sebagian disebabkan oleh str...
Pendahuluan Glaukoma adalah neuropati optik progresif yang ditandai dengan kematian sel ganglion retina (RGC) dan kehilangan lapang pandang (pmc.ncbi....
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangRetina adalah lapisan tipis jaringan di bagian belakang mata yang menangkap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Di dalamnya terdapat sel fotoreseptor yang disebut batang dan kerucut; batang membantu melihat dalam kondisi redup, sedangkan kerucut memungkinkan penglihatan warna dan detail. Sinyal listrik dari retina diproses oleh beberapa jenis sel dan kemudian diteruskan melalui serabut saraf menuju otak untuk dipahami sebagai gambar. Karena perannya yang mendasar dalam mengubah cahaya menjadi penglihatan, kerusakan pada retina langsung memengaruhi kemampuan melihat. Berbagai kondisi seperti robekan, degenerasi makula, atau gangguan vaskular dapat merusak retina dan menyebabkan penurunan penglihatan atau kebutaan. Retina juga sangat peka terhadap stres oksidatif dan gangguan aliran darah, sehingga kesehatan pembuluh darah dan pertahanan antioksidan menjadi penting untuk melindunginya. Pemeriksaan retina rutin dapat mendeteksi masalah sejak dini dan meningkatkan peluang pengobatan yang berhasil. Menjaga gaya hidup sehat, seperti mengontrol gula darah, mengurangi merokok, dan mengonsumsi nutrisi penting, membantu menjaga fungsi retina seiring bertambahnya usia. Karena retina adalah pintu masuk utama ke dunia visual kita, merawatnya berarti melindungi kualitas hidup dan kemandirian sehari-hari.