Vasospasme, Tangan Dingin, dan Glaucoma Tekanan Normal: Hubungan Raynaud
Vasospasme, Tangan Dingin, dan Glaucoma Tekanan Normal: Hubungan Raynaud Glaucoma biasanya dikaitkan dengan tekanan mata tinggi, tetapi pada glaucoma...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Vasospasme, Tangan Dingin, dan Glaucoma Tekanan Normal: Hubungan Raynaud Glaucoma biasanya dikaitkan dengan tekanan mata tinggi, tetapi pada glaucoma...
Penurunan Tekanan Darah Nokturnal: Pemicu Tersembunyi pada Glaucoma Tekanan Normal Glaucoma tekanan normal (NTG) adalah jenis glaucoma di mana saraf o...
Palmitoylethanolamide (PEA) dalam Glaucoma: Tinjauan Bukti Klinis Glaucoma adalah penyakit mata yang ditandai dengan kerusakan saraf optik, sering dik...
Magnesium dan Disregulasi Vaskular pada Glaucoma Glaucoma adalah penyakit saraf optik progresif yang menyebabkan hilangnya penglihatan. Meskipun tekan...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangGlaucoma tekanan normal adalah bentuk glaucoma di mana terjadi kerusakan pada saraf optik dan penurunan penglihatan meski tekanan di dalam mata berada dalam kisaran yang dianggap normal. Pada kondisi ini, pengukuran tekanan mata saja tidak cukup untuk menilai risiko karena kerusakan dapat terjadi tanpa tekanan tinggi. Penyebabnya sering melibatkan gangguan aliran darah ke saraf optik, tekanan darah rendah, atau sensitivitas jaringan saraf itu sendiri terhadap tekanan yang normal. Karena perkembangan gejala cenderung lambat dan tidak spesifik, banyak orang baru terdiagnosis setelah penglihatan sudah terganggu. Diagnosis memerlukan pemeriksaan lapang pandang, pencitraan saraf optik, dan pemantauan berulang untuk menilai perubahan fungsi dan struktur saraf. Penanganan biasanya berfokus pada upaya melindungi saraf optik, misalnya dengan menurunkan tekanan mata lebih jauh daripada sebelum diagnosis atau dengan strategi untuk meningkatkan perfusi (aliran darah) ke mata. Perawatan bisa meliputi obat tetes, intervensi bedah jika diperlukan, dan pengelolaan faktor sistemik seperti tekanan darah dan kebiasaan tidur. Karena mekanisme yang kompleks, rencana pengobatan sering disesuaikan dengan kondisi tiap individu dan memerlukan pemantauan berkala. Menyadari adanya bentuk ini penting agar pemeriksaan mata lengkap dilakukan walau hasil tekanan mata tampak normal.