Bioflavonoid Jeruk (Hesperidin, Diosmin) untuk Hemodinamika Okular
Bioflavonoid Jeruk (Hesperidin, Diosmin) untuk Hemodinamika Okular Pembuluh darah kecil mata harus berfungsi dengan baik untuk menjaga penglihatan tet...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Bioflavonoid Jeruk (Hesperidin, Diosmin) untuk Hemodinamika Okular Pembuluh darah kecil mata harus berfungsi dengan baik untuk menjaga penglihatan tet...
Pendahuluan Penyakit mata seperti glaukoma, retinopati diabetik, dan degenerasi makula terkait usia memiliki penyebab umum: stres oksidatif dari spesi...
Pendahuluan Taurin adalah asam aminosulfonat kaya nutrisi yang ditemukan dalam konsentrasi tinggi di retina dan jaringan saraf lainnya. Faktanya, kada...
EGCG dan Kesehatan Neurovaskular pada Glaucoma dan Penuaan Budaya teh hijau telah lama menghargai katekin teh mereka—terutama epigallocatechin-3-galla...
Melatonin dan Mata: TIO Malam Hari dan Neuroproteksi Melatonin adalah neurohormon yang diproduksi dalam siklus ~24 jam (ritme sirkadian) yang memainka...
Magnesium dan Disregulasi Vaskular pada Glaucoma Glaucoma adalah penyakit saraf optik progresif yang menyebabkan hilangnya penglihatan. Meskipun tekan...
Janji Resveratrol dalam Glaukoma: Sel Okular dan Penuaan Sistemik Resveratrol adalah senyawa polifenol yang sering disebut sebagai “mimik pembatasan k...
Karotenoid Makula (Lutein, Zeaxanthin, Meso-zeaxanthin) Melampaui Makula Pendahuluan: Lutein, zeaxanthin, dan meso-zeaxanthin adalah pigmen karotenoid...
Saffron (Crocins) dalam Neuroproteksi Optik: Menerjemahkan Bukti Retina ke Glaucoma Saffron (stigma kering Crocus sativus L.) kaya akan senyawa karote...
Spermidine: Poliamina Pemicu Autofagi untuk Kesehatan Mata Spermidine adalah poliamina alami yang ditemukan di semua sel dan dalam banyak makanan rama...
Kurkumin dan Kurkuminoid untuk Neuroproteksi Glaucoma Glaucoma adalah neuropati optik terkait usia yang ditandai oleh hilangnya sel ganglion retina (R...
N-Asetilsistein dan Glutation pada Mata yang Menua Penyakit mata terkait usia – termasuk glaukoma dan degenerasi retina – sebagian disebabkan oleh str...
Asam Lemak Omega-3 dalam Glaukoma: Inflamasi dan Kesehatan Mata Glaukoma adalah neuropati optik progresif yang sering kali disebabkan oleh peningkatan...
Astaxanthin: Antioksidan Ampuh untuk Kesehatan Mata Stres oksidatif – ketidakseimbangan antara spesies oksigen reaktif (ROS) dan pertahanan tubuh – be...
Pendahuluan Citicoline, juga dikenal sebagai CDP-choline, adalah senyawa alami yang mendukung fungsi sel saraf. Ini berfungsi sebagai prekursor utama...
Asam Alfa-Lipoat pada Glaukoma: Strategi Antioksidan Neurovaskular Glaukoma adalah neuropati optik progresif di mana peningkatan tekanan intraokular,...
Pendahuluan Sel ganglion retina (RGC) adalah neuron yang mengirimkan sinyal visual dari mata ke otak. Sel-sel ini sangat bergantung pada metabolisme b...
Merancang Formulasi Neuroprotektif Multi-Bahan untuk Glaukoma Glaukoma adalah neuropati optik kompleks yang ditandai dengan kematian progresif sel gan...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangGlaukoma adalah kondisi mata yang menyebabkan kerusakan progresif pada saraf optik, struktur yang menghubungkan mata ke otak, sehingga dapat berujung pada kehilangan penglihatan yang tidak dapat dipulihkan. Seringkali kondisi ini terkait dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata, tetapi ada juga bentuk glaukoma yang terjadi tanpa tekanan tinggi. Kerusakan pada saraf optik biasanya dimulai dari penglihatan tepi dan berkembang perlahan menuju penglihatan tengah jika tidak ditangani. Faktor risiko meliputi usia bertambah, riwayat keluarga, tekanan intraokular tinggi, dan masalah pembuluh darah yang memengaruhi suplai oksigen ke saraf. Gejala awal seringkali tidak terasa, sehingga pemeriksaan mata rutin penting untuk deteksi dini dan pencegahan kehilangan penglihatan. Pengobatan bertujuan memperlambat atau menghentikan kerusakan dengan menurunkan tekanan mata melalui obat tetes, terapi laser, atau tindakan bedah, serta strategi lain yang mendukung kesehatan saraf. Karena kerusakan bersifat ireversibel, fokus pada pencegahan, kontrol faktor risiko, dan deteksi dini membuat perbedaan besar dalam hasil jangka panjang pasien. Pemahaman dan pemantauan berkala membantu mengurangi risiko kebutaan yang disebabkan oleh kondisi ini.