Mengukur Apa yang Penting: Melampaui Lapang Pandang menuju Penglihatan Fungsional
Pendahuluan Penglihatan lebih dari sekadar huruf pada bagan. Meskipun pemeriksaan lapang pandang adalah standar emas untuk glaukoma dan penyakit mata...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Pendahuluan Penglihatan lebih dari sekadar huruf pada bagan. Meskipun pemeriksaan lapang pandang adalah standar emas untuk glaukoma dan penyakit mata...
Pendahuluan Glaukoma adalah penyakit mata progresif yang merusak saraf optik dan menyebabkan kehilangan penglihatan; ini mempengaruhi lebih dari 70 ju...
Kafein, Kopi, dan Teh: Bagaimana Dampaknya terhadap Tekanan Mata? Kafein adalah salah satu zat yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia, ditemuk...
Palmitoylethanolamide (PEA) dalam Glaucoma: Tinjauan Bukti Klinis Glaucoma adalah penyakit mata yang ditandai dengan kerusakan saraf optik, sering dik...
Bisakah Pemulihan Perfusi Okular Mengembalikan Penglihatan? OCT-A dan Terapi Vaskular Glaukoma adalah penyakit di mana saraf optik secara bertahap keh...
Mengembalikan Aliran Darah Mata untuk Membantu Penglihatan Glaucoma biasanya dianggap sebagai masalah tekanan mata, namun penelitian terbaru menunjukk...
Pendahuluan Glaukoma dan penyakit saraf optik lainnya secara bertahap merusak sel-sel saraf mata, menyebabkan hilangnya lapang pandang. Meskipun pasie...
Penghambat ROCK Melampaui TIO: Regenerasi Aksonal, Perfusi, dan Neuroproteksi Glaukoma adalah penyakit saraf optik yang ditandai dengan hilangnya sel-...
Pendahuluan Glaucoma adalah penyakit mata yang merusak saraf optik, menyebabkan kehilangan penglihatan tepi. Setelah kerusakan terjadi, perawatan konv...
Memahami Cahaya, Jam Tubuh, dan Glaukoma Mata kita tidak hanya berfungsi untuk melihat. Sel-sel retina kecil yang disebut sel ganglion retina fotosens...
Pendahuluan Glaukoma adalah penyakit mata umum yang merusak sel ganglion retina (SGR) – sel-sel saraf yang membawa sinyal visual dari mata ke otak – m...
Memprediksi Pemulihan Penglihatan Glaucoma: Prospek 5-, 10-, dan 20-Tahun Glaucoma menyebabkan hilangnya sel ganglion retina (RGC) secara progresif ya...
Nikotinamida dan Penyelamatan Mitokondria: Bisakah Terapi Metabolik Memulihkan Fungsi? Glaucoma adalah penyebab utama kehilangan penglihatan yang tida...
Penglihatan Buatan untuk Glaucoma Stadium Akhir: Prostesis Retina vs. Kortikal Glaucoma stadium lanjut merusak saraf optik dan sel ganglion retina (RG...
Pendahuluan Glaukoma adalah penyebab utama kebutaan ireversibel di seluruh dunia karena sel ganglion retina (RGC) yang menghubungkan mata ke otak mati...
Pendahuluan Kehilangan penglihatan akibat cedera saraf optik atau glaukoma terjadi karena sel-sel ganglion retina (RGC) gagal menumbuhkan kembali akso...
Stimulasi Listrik untuk Glaucoma: Peningkatan Sinyal atau Neurorestorasi Sejati? Glaucoma adalah penyebab utama kehilangan penglihatan ireversibel (me...
Penuaan, Senesens, dan Glaukoma Glaukoma adalah penyebab utama kebutaan dan risikonya meningkat seiring bertambahnya usia. Pada mata yang menua, sel-s...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangGlaukoma adalah kondisi mata yang menyebabkan kerusakan progresif pada saraf optik, struktur yang menghubungkan mata ke otak, sehingga dapat berujung pada kehilangan penglihatan yang tidak dapat dipulihkan. Seringkali kondisi ini terkait dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata, tetapi ada juga bentuk glaukoma yang terjadi tanpa tekanan tinggi. Kerusakan pada saraf optik biasanya dimulai dari penglihatan tepi dan berkembang perlahan menuju penglihatan tengah jika tidak ditangani. Faktor risiko meliputi usia bertambah, riwayat keluarga, tekanan intraokular tinggi, dan masalah pembuluh darah yang memengaruhi suplai oksigen ke saraf. Gejala awal seringkali tidak terasa, sehingga pemeriksaan mata rutin penting untuk deteksi dini dan pencegahan kehilangan penglihatan. Pengobatan bertujuan memperlambat atau menghentikan kerusakan dengan menurunkan tekanan mata melalui obat tetes, terapi laser, atau tindakan bedah, serta strategi lain yang mendukung kesehatan saraf. Karena kerusakan bersifat ireversibel, fokus pada pencegahan, kontrol faktor risiko, dan deteksi dini membuat perbedaan besar dalam hasil jangka panjang pasien. Pemahaman dan pemantauan berkala membantu mengurangi risiko kebutaan yang disebabkan oleh kondisi ini.