Vitamin B, Homosistein, dan Disregulasi Vaskular pada Glaukoma
Pendahuluan Glaukoma adalah neuropati optik terkait usia di mana sel ganglion retina dan seratnya di saraf optik secara bertahap mati, seringkali tanp...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Pendahuluan Glaukoma adalah neuropati optik terkait usia di mana sel ganglion retina dan seratnya di saraf optik secara bertahap mati, seringkali tanp...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangVitamin B12 adalah satu jenis vitamin yang larut dalam air dan sering disebut cobalamin. Tubuh membutuhkan vitamin ini untuk membuat sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, dan membantu pembentukan DNA. Kekurangan bisa menyebabkan kelelahan, pusing, anemia, dan gangguan saraf seperti kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki. Kondisi kekurangan yang parah juga bisa memengaruhi ingatan dan fungsi kognitif, terutama pada orang tua. Sumber utama berasal dari makanan hewani seperti daging, ikan, telur, dan produk susu, sehingga orang yang menjalani pola makan nabati ketat berisiko kekurangan. Penyerapan vitamin B12 di usus memerlukan protein khusus yang diproduksi lambung; jika proses ini terganggu, misalnya karena penyakit lambung atau operasi, suplemen atau injeksi mungkin diperlukan. Beberapa obat juga bisa mengurangi kadar vitamin B12, jadi pemeriksaan darah dianjurkan jika ada gejala atau faktor risiko. Tes darah dapat mengukur kadar vitamin B12 dan zat lain yang menunjukkan kekurangan, lalu dokter akan menentukan pengobatan yang tepat. Menjaga asupan yang cukup penting untuk energi, kesehatan saraf, dan pencegahan kerusakan yang kadang bersifat permanen, sehingga perhatian pada pola makan dan pemeriksaan rutin dapat membuat perbedaan besar.