Vitamin dan Mineral Antioksidan: Apakah Vitamin A, C, E, Seng, dan Selenium Berpengaruh pada Glaucoma?
Sebaliknya, bukti mengenai glaucoma masih langka dan beragam. Tidak ada uji klinis besar yang membuktikan bahwa mengonsumsi pil antioksidan...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Sebaliknya, bukti mengenai glaucoma masih langka dan beragam. Tidak ada uji klinis besar yang membuktikan bahwa mengonsumsi pil antioksidan...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangVitamin A adalah nutrisi larut lemak yang penting untuk kesehatan mata, pertumbuhan, dan sistem kekebalan tubuh. Dalam tubuh, vitamin A membantu membentuk pigmen di retina yang memungkinkan kita melihat dalam cahaya redup, sehingga sangat terkait dengan penglihatan malam dan ketajaman visual. Nutrisi ini juga berperan dalam menjaga permukaan kulit dan selaput lendir agar tetap sehat, sehingga membantu mencegah infeksi. Bentuk vitamin A ada dua: yang berasal dari hewan (sebagai retinol) dan yang berasal dari tumbuhan dalam bentuk prekursor seperti beta-karoten yang bisa diubah menjadi vitamin A. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan masalah penglihatan seperti rabun senja dan meningkatkan risiko infeksi, terutama pada anak-anak. Namun, konsumsi berlebihan bisa berbahaya, karena tubuh menyimpan vitamin A dan kelebihan dapat menyebabkan keracunan yang berpengaruh pada hati dan kehamilan. Sumber makanan yang kaya vitamin A antara lain hati, susu, telur, serta sayuran dan buah berwarna oranye atau hijau gelap seperti wortel dan bayam. Karena perannya yang luas pada penglihatan dan kekebalan, menjaga asupan vitamin A seimbang penting untuk kesehatan jangka panjang. Untuk sebagian orang, terutama ibu hamil dan anak kecil, perhatian terhadap jumlah yang tepat sangat penting agar mendapat manfaat tanpa risiko kelebihan. Jika perlu suplemen, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar dosis aman dan sesuai kebutuhan.