Natrium, Tekanan Darah, dan Perfusi Okular: Garam Makanan dalam Penanganan Glaukoma
Misalnya, tinjauan besar menemukan “hubungan yang kuat antara tekanan perfusi okular rendah dan glaukoma sudut terbuka” – dalam studi populasi, mata...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Misalnya, tinjauan besar menemukan “hubungan yang kuat antara tekanan perfusi okular rendah dan glaukoma sudut terbuka” – dalam studi populasi, mata...
TPO ibarat “bahan bakar” darah mata. Ketika tekanan darah sistemik (sebagai “pompa”) turun atau tekanan mata (“tekanan balik”) naik, TPO akan...
OCT-Angiography (OCT-A) menangkap gambar aliran darah dengan mendeteksi sel darah merah yang bergerak di kapiler mata. Dua metrik kunci yang sering...
Jika penurunan aliran darah adalah bagian dari glaukoma, maka pertanyaan besarnya adalah: Bisakah meningkatkan aliran darah membantu penglihatan?...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangHipotensi nokturnal adalah kondisi ketika tekanan darah turun lebih dari biasanya pada malam hari saat seseorang tidur. Penurunan tekanan ini bisa merupakan bagian dari ritme biologis yang normal, tetapi bila turun terlalu drastis dapat mengurangi aliran darah ke organ penting seperti mata dan otak. Banyak orang tidak menyadari mereka mengalami kondisi ini karena gejala pada malam hari sering tidak muncul, namun efeknya bisa terlihat pada fungsi penglihatan, pusing saat bangun, atau kelelahan. Penyebabnya bisa beragam, termasuk penggunaan obat penurun tekanan darah pada malam hari, gangguan tidur, dehidrasi, atau kondisi jantung tertentu. Untuk mengetahuinya diperlukan pemantauan tekanan darah sepanjang 24 jam, sehingga pola turun-naiknya terlihat. Penanganan biasanya melibatkan penyesuaian dosis atau waktu minum obat, memperbaiki kebiasaan tidur, dan pengelolaan kondisi penyerta. Hipotensi nokturnal penting dikenali karena dapat mempercepat kerusakan jaringan yang sensitif terhadap kurangnya oksigen, misalnya saraf penglihatan. Dengan diagnosis yang tepat dan perubahan sederhana, risiko komplikasi yang berhubungan dengan penurunan perfusi organ dapat dikurangi.