Visual Field Test Logo

Selenium

Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.

Siap untuk memeriksa penglihatan Anda?

Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.

Mulai tes sekarang

selenium

Selenium adalah mineral jejak yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sangat kecil namun memiliki fungsi penting sebagai bagian dari enzim dan protein yang melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Salah satu peran utamanya adalah mendukung kerja enzim antioksidan yang membantu menetralkan radikal bebas, sehingga berkontribusi pada kesehatan sel dan jaringan. Selenium juga berperan dalam metabolisme hormon tiroid dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh serta kesehatan reproduksi. Kadar selenium dalam makanan tergantung pada kandungan mineral di tanah tempat tanaman tumbuh atau pakan hewan, sehingga asupan bisa berbeda-beda antarwilayah. Sumber makanan yang kaya selenium termasuk kacang Brazil, ikan, daging, ayam, dan beberapa biji-bijian. Kekurangan selenium jarang terjadi di banyak negara, tetapi pada daerah dengan tanah sangat miskin selenium bisa memengaruhi kesehatan jantung dan sendi. Di sisi lain, konsumsi selenium berlebih juga berbahaya; tanda keracunan meliputi bau napas yang khas, rambut dan kuku rapuh, hingga gangguan saraf. Karena rentang aman antara kekurangan dan kelebihan relatif sempit, bijak memilih sumber makanan dan berkonsultasi sebelum mengonsumsi suplemen sangat dianjurkan. Menjaga keseimbangan selenium membantu tubuh mempertahankan fungsi antioksidan dan metabolisme yang sehat.