Faktor Gaya Hidup untuk Memperpanjang Rentang Kesehatan Penglihatan
Secara logis, pola makan semacam itu kaya akan nutrisi antioksidan. Antioksidan (seperti vitamin C, vitamin E, dan mineral seperti seng) menetralkan...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Secara logis, pola makan semacam itu kaya akan nutrisi antioksidan. Antioksidan (seperti vitamin C, vitamin E, dan mineral seperti seng) menetralkan...
Metformin adalah obat diabetes yang banyak digunakan yang juga mengaktifkan kinase yang diaktifkan AMP (AMPK), meniru pembatasan kalori, dan dapat...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangRetinopati diabetik adalah kerusakan pembuluh darah pada retina yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes. Kondisi ini berkembang secara bertahap dan sering kali tanpa gejala pada tahap awal, sehingga banyak orang baru menyadari ketika sudah lebih parah. Pada tahap awal, pembuluh darah kecil bisa bocor atau tersumbat, menyebabkan gangguan nutrisi retina dan pembengkakan di area pusat penglihatan yang disebut makula. Pada tahap lanjut, tubuh bisa membentuk pembuluh baru yang rapuh dan mudah berdarah, yang dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan tiba-tiba. Pemeriksaan mata rutin dengan dilatasi pupil dan pemeriksaan gambar retina sangat penting untuk mendeteksi kondisi ini lebih awal. Pengelolaan gula darah yang baik, serta kontrol tekanan darah dan kolesterol, dapat memperlambat perkembangan retinopati dan mengurangi risiko kebutaan. Perawatan yang tersedia meliputi laser untuk menutup kebocoran atau menghentikan pembentukan pembuluh baru, injeksi obat untuk mengurangi pembengkakan, dan pada kasus parah operasi vitrektomi untuk membersihkan perdarahan. Karena retinopati diabetik merupakan salah satu penyebab utama kebutaan pada usia kerja, pencegahan melalui kontrol diabetes dan pemeriksaan rutin sangatlah penting untuk mempertahankan kualitas penglihatan.