Metformin, Rapamycin, dan Obat-obatan Gerosains: Dampak pada Mata
Metformin adalah obat diabetes yang banyak digunakan yang juga mengaktifkan kinase yang diaktifkan AMP (AMPK), meniru pembatasan kalori, dan dapat...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Metformin adalah obat diabetes yang banyak digunakan yang juga mengaktifkan kinase yang diaktifkan AMP (AMPK), meniru pembatasan kalori, dan dapat...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangMetformin adalah obat oral yang paling sering dipakai untuk mengontrol gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2. Obat ini bekerja terutama dengan mengurangi produksi glukosa di hati dan meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin, sehingga tubuh bisa menggunakan gula lebih efektif. Metformin juga memengaruhi bakteri usus dan proses metabolik lain yang berkontribusi pada efeknya. Karena tidak menyebabkan penambahan berat badan dan relatif murah, metformin sering menjadi pilihan pertama setelah diagnosis. Selain untuk diabetes, metformin kadang dipakai di luar indikasi untuk kondisi lain seperti sindrom ovarium polikistik. Penelitian juga meneliti kemungkinan manfaatnya dalam memperlambat beberapa proses penuaan dan penyakit terkait usia, meskipun bukti masih berkembang. Efek samping yang paling umum adalah gangguan pencernaan seperti mual dan diare, dan komplikasi serius seperti asidosis laktat jarang terjadi tetapi memerlukan perhatian medis. Penting memeriksa fungsi ginjal sebelum dan selama penggunaan karena obat ini dikeluarkan lewat ginjal, dan konsultasi dengan dokter diperlukan untuk menilai manfaat, risiko, dan interaksi obat.