Vitamin dan Mineral Antioksidan: Apakah Vitamin A, C, E, Seng, dan Selenium Berpengaruh pada Glaucoma?
Sebaliknya, bukti mengenai glaucoma masih langka dan beragam. Tidak ada uji klinis besar yang membuktikan bahwa mengonsumsi pil antioksidan...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Sebaliknya, bukti mengenai glaucoma masih langka dan beragam. Tidak ada uji klinis besar yang membuktikan bahwa mengonsumsi pil antioksidan...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangSeng adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil tetapi berperan besar dalam banyak fungsi dasar. Mineral ini bekerja sebagai kofaktor bagi ratusan enzim, membantu proses pencernaan, metabolisme, dan sintesis protein serta DNA. Kehadiran seng juga penting untuk sistem kekebalan tubuh, membantu melawan infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, seng mendukung pertumbuhan dan perkembangan, termasuk pada anak-anak dan remaja, serta memengaruhi kesehatan kulit, rambut, dan indera perasa. Kekurangan seng dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, gangguan daya tahan tubuh, rambut rontok, dan luka sulit sembuh. Sumber alami seng meliputi daging, kerang, kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk susu; pola makan seimbang biasanya cukup memenuhi kebutuhan. Meski penting, konsumsi seng berlebihan juga berisiko, dapat menyebabkan mual, sakit perut, dan mengganggu penyerapan mineral lain seperti tembaga. Karena itu, penggunaan suplemen sebaiknya dilakukan dengan pertimbangan kebutuhan individu dan saran tenaga kesehatan. Menjaga asupan seng yang tepat membantu tubuh bekerja optimal dalam menjaga kesehatan sehari-hari.