Visual Field Test Logo

Perfusi saraf optik

Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.

ApoB, ApoA1, dan Kolesterol Non-HDL: Menyempurnakan Risiko Aterogenik pada Pasien Glaucoma

ApoB, ApoA1, dan Kolesterol Non-HDL: Menyempurnakan Risiko Aterogenik pada Pasien Glaucoma

Memahami Lipid dan Aterosklerosis pada Glaucoma Glaucoma dikenal sebagai penyakit tekanan mata tinggi, namun para peneliti semakin menyadari bahwa kesehatan pembuluh darah juga berperan. Khususnya, kolesterol dan lemak darah terkait (lipid) dapat memengaruhi arteri kecil yang menyuplai saraf optik. Tes kolesterol tradisional melaporkan kolesterol LDL (LDL-C) โ€“ sering disebut kolesterol โ€œjahatโ€ โ€“...

Siap untuk memeriksa penglihatan Anda?

Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.

Mulai tes sekarang

perfusi saraf optik

Perfusi saraf optik berarti aliran darah yang sampai ke saraf optik, yaitu jalur yang membawa sinyal visual dari mata ke otak. Darah yang mengalir membawa oksigen dan nutrisi penting agar sel-sel saraf optik dapat bekerja dan tetap sehat. Jika perfusi berkurang atau terganggu, sel-sel ini bisa kekurangan oksigen dan mengalami kerusakan yang berujung pada gangguan penglihatan atau kehilangan penglihatan. Gangguan perfusi bisa disebabkan oleh tekanan darah rendah, penyempitan pembuluh darah, atau peningkatan tekanan di dalam mata yang menekan aliran darah. Gejala yang timbul bisa berupa penglihatan kabur, kehilangan sebagian bidang pandang, atau perubahan tajamnya penglihatan tergantung lokasi dan luasnya gangguan. Dokter bisa menilai perfusi menggunakan pemeriksaan mata, pencitraan pembuluh darah, atau alat yang mengukur aliran darah di sekitar saraf optik. Menjaga perfusi yang baik penting agar saraf optik tetap berfungsi dan mencegah kerusakan permanen. Perawatan bertujuan memperbaiki aliran darah dan mengatasi penyebabnya, misalnya mengontrol tekanan darah atau tekanan mata serta meningkatkan kesehatan pembuluh darah. Perubahan gaya hidup seperti olahraga teratur, pola makan sehat, dan pengelolaan penyakit kronis juga membantu mempertahankan perfusi yang baik. Memahami dan memantau perfusi saraf optik penting agar gangguan penglihatan dapat dicegah atau ditangani sedini mungkin.