Visual Field Test Logo

Neurodegenerasi

Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.

IGF-1, Pensinyalan mTOR, dan Neurodegenerasi Lintas Mata dan Otak

IGF-1, Pensinyalan mTOR, dan Neurodegenerasi Lintas Mata dan Otak

Pendahuluan Glaukoma kini diakui bukan hanya sebagai masalah tekanan mata tetapi sebagai penyakit neurodegeneratif saraf optik. Sel ganglion retina (RGC) – neuron yang mengirimkan sinyal visual dari mata ke otak – mengalami degenerasi pada glaukoma, mirip dengan kematian neuron pada penyakit Alzheimer atau Parkinson (pmc.ncbi.nlm.nih.gov) (pmc.ncbi.nlm.nih.gov). Para peneliti mengungkap bagaiman...

Siap untuk memeriksa penglihatan Anda?

Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.

Mulai tes sekarang

neurodegenerasi

Neurodegenerasi adalah proses di mana sel-sel saraf (neuron) di otak atau sistem saraf secara bertahap rusak dan mati, sehingga fungsi otak atau saraf menjadi menurun. Kondisi ini bersifat progresif, artinya gejala cenderung memburuk seiring waktu, dan dapat memengaruhi kemampuan berpikir, mengingat, bergerak, berbicara, atau melihat tergantung bagian sistem saraf yang terlibat. Contoh kondisi yang melibatkan proses ini termasuk penyakit yang menyebabkan gangguan memori, gangguan gerakan, atau hilangnya fungsi sensorik. Gejala awal seringkali ringan dan berkembang secara perlahan, sehingga diagnosis dini bisa sulit tanpa pemeriksaan medis. Penting memahami neurodegenerasi karena berdampak besar pada kualitas hidup penderitanya dan keluarga, serta menimbulkan tantangan besar bagi sistem kesehatan. Berbagai faktor dapat berkontribusi, termasuk genetika, penumpukan protein abnormal, peradangan, stres oksidatif, dan gangguan pada energi seluler atau mitokondria. Saat ini banyak kondisi neurodegeneratif belum memiliki obat yang menyembuhkan; pengobatan umumnya fokus pada mengurangi gejala dan memperlambat perkembangan penyakit. Penelitian sedang berlanjut untuk menemukan terapi baru, cara deteksi lebih awal, dan strategi pencegahan. Gaya hidup sehat—seperti pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidur cukup, dan stimulasi mental—dapat membantu mengurangi risiko atau memperlambat penurunan fungsi bagi sebagian orang. Dukungan sosial, rehabilitasi, dan perawatan multidisiplin juga penting untuk membantu penderita menjalani kehidupan sehari-hari sebaik mungkin.