Visual Field Test Logo

Mda

Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.

Biomarker Stres Oksidatif, HRV, dan Kehilangan Sel Ganglion Retina

Biomarker Stres Oksidatif, HRV, dan Kehilangan Sel Ganglion Retina

Pendahuluan Glaukoma adalah penyakit mata di mana sel ganglion retina (RGC) – sel saraf yang membawa sinyal visual dari mata ke otak – perlahan-lahan mati. Ini menyebabkan kehilangan penglihatan yang bertahap dan tidak dapat dipulihkan. Dokter biasanya berfokus pada penurunan tekanan mata untuk memperlambat glaukoma, namun penelitian kini menunjukkan bahwa stres oksidatif (semacam stres kimiawi da...

Siap untuk memeriksa penglihatan Anda?

Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.

Mulai tes sekarang

MDA

MDA, atau malondialdehida, adalah produk yang terbentuk ketika lemak tak jenuh dalam membran sel mengalami peroksidasi oksidatif. Karena mudah terbentuk dan relatif mudah diukur, MDA sering digunakan sebagai penanda kerusakan lipid dan stres oksidatif pada jaringan atau darah. Kadar MDA yang meningkat menunjukkan adanya kerusakan pada membran sel yang dapat memengaruhi fungsi seluler dan memicu respons peradangan. Pengukuran MDA umum dilakukan dengan uji TBARS, tetapi metode ini kurang spesifik karena senyawa lain juga dapat bereaksi sehingga hasil perlu diinterpretasikan dengan hati-hati. MDA juga dapat berinteraksi dengan protein dan DNA, membentuk adduct yang berpotensi merusak fungsi biomolekul tersebut dan meningkatkan risiko penyakit. Oleh karena itu, kadar MDA sering dikaitkan dengan kondisi seperti penyakit jantung, penyakit hati, diabetes, dan proses penuaan. Dalam praktik, MDA berguna untuk menilai seberapa besar stres oksidatif yang dialami jaringan dan untuk memantau respons terhadap intervensi antioksidan. Namun, variasi akibat pola makan, metabolisme individu, serta teknik sampel dan analisis membuat standar pengukuran dan kontrol kondisi sangat penting agar hasil dapat diandalkan.