Seng, Tembaga, dan Neuropati Optik: Ketika Suplemen Meniru Progresi Glaukoma
Perlu dicatat bahwa banyak orang secara teratur melebihi asupan seng yang aman. National Institutes of Health menyarankan bahwa orang dewasa yang...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Perlu dicatat bahwa banyak orang secara teratur melebihi asupan seng yang aman. National Institutes of Health menyarankan bahwa orang dewasa yang...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangDefisiensi tembaga adalah kondisi saat tubuh kekurangan tembaga, mineral yang diperlukan untuk banyak fungsi biologis. Tembaga membantu pembentukan sel darah merah, metabolisme energi, pembentukan jaringan ikat, dan fungsi sistem saraf. Kekurangan bisa terjadi karena asupan makanan yang rendah, masalah penyerapan di saluran pencernaan, atau karena konsumsi seng berlebih yang menghambat penyerapan tembaga. Orang yang menjalani operasi pengurangan berat badan, memiliki gangguan pencernaan kronis, atau menerima nutrisi intravena jangka panjang berisiko lebih tinggi. Gejalanya sering tidak spesifik pada awalnya sehingga mudah terlewat. Seiring waktu, tanda yang muncul bisa berupa anemia yang tidak membaik meski diberi zat besi, kelelahan, pucat, serta gangguan saraf seperti mati rasa, kesemutan, atau kelemahan. Pada kasus berat, dapat timbul masalah neurologis yang menyerupai kondisi lain sehingga memerlukan pemeriksaan laboratorium untuk mengukur kadar tembaga dan protein pembawanya. Pengobatan umumnya melibatkan pemberian suplemen tembaga atau perbaikan penyebab malabsorpsi, dengan pemantauan berkala untuk melihat pemulihan. Mengetahui gejala dan faktor risiko penting karena penanganan dini bisa mencegah kerusakan yang bersifat permanen.