Quercetin dan Fisetin sebagai Kandidat Senolitik dalam Penuaan Saraf Optik
Penuaan, Senesens, dan Glaukoma Glaukoma adalah penyebab utama kebutaan dan risikonya meningkat seiring bertambahnya usia. Pada mata yang menua, sel-s...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Penuaan, Senesens, dan Glaukoma Glaukoma adalah penyebab utama kebutaan dan risikonya meningkat seiring bertambahnya usia. Pada mata yang menua, sel-s...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangIstilah ini merujuk pada kondisi di mana sel berhenti membelah tetapi tetap hidup dan aktif secara metabolik. Sel-sel seperti ini muncul secara alami saat tubuh menua, atau sebagai respons terhadap kerusakan DNA dan stres seluler. Mereka berubah dalam penampilan dan fungsi, misalnya membesar dan mengubah pola ekspresi gen. Meskipun tidak lagi membelah, sel-sel ini tidak selalu mati, sehingga dapat menumpuk dalam jaringan seiring waktu. Kehadiran sel-sel ini penting karena mereka bisa membantu menghentikan pertumbuhan sel yang berpotensi menjadi kanker dan berperan dalam proses penyembuhan luka. Namun ketika jumlahnya berlebihan atau bertahan terlalu lama, mereka dapat menyebabkan masalah dengan mengganggu lingkungan sekitar jaringan. Sel-sel ini juga dapat melepaskan molekul yang memicu peradangan dan kerusakan pada sel sehat di sekitarnya. Oleh karena itu, memahami dan mengelola sel-sel ini menjadi penting untuk kesehatan jangka panjang dan pencegahan beberapa penyakit terkait usia.