Visual Field Test Logo

Pro-oksidan

Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.

Asam Urat: Antioksidan Versus Pro-oksidan dalam Glaukoma

Asam Urat: Antioksidan Versus Pro-oksidan dalam Glaukoma

Asam Urat: Antioksidan Versus Pro-oksidan dalam Glaukoma Pendahuluan: Glaukoma adalah penyakit saraf optik progresif di mana stres oksidatif dan disfungsi vaskular diperkirakan berkontribusi terhadap hilangnya sel ganglion retina. Asam urat (AU), produk akhir metabolisme purin, semakin menarik perhatian karena beredar pada tingkat tinggi pada manusia dan memiliki efek redoks yang kompleks. Dalam d...

Siap untuk memeriksa penglihatan Anda?

Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.

Mulai tes sekarang

pro-oksidan

Pro-oksidan adalah zat atau molekul yang mendorong reaksi oksidasi dan menghasilkan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas ini dapat merusak sel, protein, dan DNA jika jumlahnya berlebihan. Pro-oksidan muncul dari sumber luar seperti polusi udara, asap rokok, obat tertentu, dan radiasi, serta diproduksi di dalam tubuh sebagai hasil metabolisme normal. Tubuh memiliki pertahanan berupa antioksidan yang menetralkan radikal bebas, sehingga keseimbangan antara kedua unsur itu sangat penting. Ketika pro-oksidan lebih banyak daripada kemampuan antioksidan untuk menahan, kondisi yang disebut stres oksidatif terjadi. Stres oksidatif berperan dalam penuaan dan berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, gangguan saraf, dan masalah penglihatan. Memahami peran pro-oksidan membantu kita mengurangi paparan yang tidak perlu, misalnya dengan berhenti merokok, mengurangi polusi dalam ruangan, dan menggunakan obat dengan bijak. Dukungan antioksidan dari makanan sehat, tidur yang cukup, dan olahraga teratur dapat membantu menjaga keseimbangan kimiawi tersebut. Selain itu, beberapa tes laboratorium dapat mengukur tanda-tanda stres oksidatif untuk membantu penilaian risiko kesehatan. Menjaga keseimbangan antara pro-oksidan dan antioksidan penting agar sel-sel tubuh tetap sehat dan fungsi tubuh terjaga.