Bisakah Mengembalikan Perfusi Okular Mengembalikan Penglihatan? OCT-A dan Terapi Vaskular
Jika penurunan aliran darah adalah bagian dari glaukoma, maka pertanyaan besarnya adalah: Bisakah meningkatkan aliran darah membantu penglihatan?...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Jika penurunan aliran darah adalah bagian dari glaukoma, maka pertanyaan besarnya adalah: Bisakah meningkatkan aliran darah membantu penglihatan?...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangInhibitor Rho-kinase adalah obat atau molekul yang menghambat kerja enzim bernama Rho-kinase (juga sering disingkat ROCK). Enzim ini berperan mengatur kontraksi sel, kerangka sel (sitoskeleton), dan nada pembuluh darah sehingga memengaruhi aliran darah dan tekanan di dalam jaringan. Dengan menghambat Rho-kinase, inhibitor membuat sel lebih rileks, pembuluh darah melebar, dan memperbaiki aliran cairan di beberapa jaringan tubuh. Istilah ini sering dipakai untuk obat yang diberikan secara lokal, misalnya tetes mata, atau dalam riset untuk penyakit yang melibatkan pembuluh darah dan jaringan pengikat. Mengapa hal ini penting: inhibitor Rho-kinase punya potensi untuk menurunkan tekanan di dalam mata, meningkatkan perfusi atau aliran darah mikro, dan mengurangi jaringan parut pada area yang terluka. Ini membuatnya menarik untuk pengobatan penyakit seperti glaukoma serta kondisi yang melibatkan iskemia (kurangnya aliran darah) dan fibrosis. Selain efek menguntungkan, obat ini juga punya efek samping yang perlu diperhatikan, misalnya kemerahan mata atau perubahan pada permukaan kornea, dan penelitian sedang berlanjut untuk memahami keamanan jangka panjangnya. Para peneliti juga mengeksplorasi penggunaan inhibitor ini di luar mata, misalnya untuk penyakit pembuluh darah dan organ lain karena sifatnya yang memodulasi kontraksi sel dan perbaikan jaringan. Secara singkat, inhibitor Rho-kinase adalah alat farmakologis yang mengubah cara sel dan pembuluh darah berkontrak, dan karena itu berpotensi memengaruhi fungsi organ dan penyembuhan luka secara signifikan.