Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
risiko kardiometabolik
Risiko kardiometabolik mengacu pada kemungkinan seseorang mengalami penyakit kardiovaskular atau gangguan metabolik, seperti penyakit jantung, stroke, atau diabetes tipe 2. Istilah ini menggabungkan faktor yang berhubungan dengan kedua kelompok penyakit tersebut karena mereka sering saling berkaitan. Faktor yang meningkatkan risiko kardiometabolik meliputi tekanan darah tinggi, kolesterol buruk, kadar gula darah tinggi, obesitas sentral, dan resistensi insulin. Faktor gaya hidup seperti pola makan tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, merokok, dan konsumsi alkohol berlebih turut memperbesar risiko. Riwayat keluarga dan usia juga mempengaruhi seberapa besar risiko seseorang.
Menilai risiko kardiometabolik penting agar langkah pencegahan bisa diterapkan lebih awal, misalnya perubahan gaya hidup atau pengobatan. Pemeriksaan rutin seperti cek tekanan darah, profil lipid, dan pemeriksaan gula darah membantu menangkap masalah sebelum menjadi serius. Mengurangi berat badan, meningkatkan aktivitas fisik, memperbaiki pola makan, dan berhenti merokok dapat menurunkan risiko secara signifikan. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah, kolesterol, atau gula darah demi mencegah komplikasi. Dengan pemantauan dan tindakan yang tepat, banyak orang dapat menurunkan risiko kardiometabolik dan menjaga kualitas hidupnya.