Visual Field Test Logo

Resistansi insulin

Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.

IGF-1, Pensinyalan mTOR, dan Neurodegenerasi Lintas Mata dan Otak

IGF-1, Pensinyalan mTOR, dan Neurodegenerasi Lintas Mata dan Otak

Pendahuluan Glaukoma kini diakui bukan hanya sebagai masalah tekanan mata tetapi sebagai penyakit neurodegeneratif saraf optik. Sel ganglion retina (RGC) – neuron yang mengirimkan sinyal visual dari mata ke otak – mengalami degenerasi pada glaukoma, mirip dengan kematian neuron pada penyakit Alzheimer atau Parkinson (pmc.ncbi.nlm.nih.gov) (pmc.ncbi.nlm.nih.gov). Para peneliti mengungkap bagaiman...

Siap untuk memeriksa penglihatan Anda?

Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.

Mulai tes sekarang

resistansi insulin

Resistansi insulin adalah kondisi ketika sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin, hormon yang membantu mengatur kadar gula dalam darah. Ketika insulin bekerja dengan baik, ia memberi sinyal pada sel otot, lemak, dan hati untuk menyerap glukosa dari darah; pada resistansi insulin, sinyal ini melemah sehingga gula tetap tinggi dalam aliran darah. Untuk mengatasi kondisi ini, tubuh biasanya memproduksi lebih banyak insulin, namun seiring waktu produksi yang tinggi bisa menurun dan menyebabkan kadar gula tetap tidak stabil. Kondisi ini sering menjadi awal dari gangguan metabolik seperti diabetes tipe 2, serta berkaitan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, dan masalah jantung. Penyebab resistansi insulin melibatkan faktor genetik, pola makan tinggi kalori dan lemak jenuh, kurang aktivitas fisik, serta peradangan dan kelebihan lemak di organ tubuh. Namun resistansi insulin seringkali dapat diperbaiki atau dikelola dengan perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan, meningkatkan aktivitas fisik, dan memperbaiki pola makan. Deteksi dini penting karena intervensi sederhana bisa mencegah kemajuan ke penyakit yang lebih serius. Memahami resistansi insulin membantu menjelaskan mengapa pola makan dan olahraga berpengaruh besar pada kesehatan jangka panjang dan risiko penyakit kronis.