Asam Alfa-Lipoat: Modulasi Redoks dan Dukungan Neurovaskular pada Glaukoma
Asam Alfa-Lipoat pada Glaukoma: Strategi Antioksidan Neurovaskular Glaukoma adalah neuropati optik progresif di mana peningkatan tekanan intraokular,...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Asam Alfa-Lipoat pada Glaukoma: Strategi Antioksidan Neurovaskular Glaukoma adalah neuropati optik progresif di mana peningkatan tekanan intraokular,...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangNeuropati diabetik adalah kerusakan saraf yang terjadi sebagai komplikasi dari diabetes. Kondisi ini paling sering menyerang saraf perifer, terutama di tangan dan kaki, tetapi bisa juga memengaruhi saraf otonom yang mengatur fungsi organ dalam. Gejalanya meliputi mati rasa, kesemutan, sensasi terbakar, nyeri tajam, atau kelemahan otot yang sering memburuk pada malam hari. Banyak orang tidak menyadari adanya kerusakan awal karena sensasi bisa berkurang sehingga luka atau tekanan tidak terasa. Penyebab utama adalah kadar gula darah tinggi yang berlangsung lama, yang merusak pembuluh darah kecil dan menimbulkan stres oksidatif serta peradangan pada saraf. Diagnosis biasanya dilakukan lewat pemeriksaan fisik, tes sensasi seperti monofilamen, dan kadang tes konduksi saraf untuk menilai fungsi saraf. Pengelolaan meliputi pengendalian gula darah yang ketat, obat untuk meredakan nyeri saraf, terapi fisik, serta perawatan kaki yang rutin untuk mencegah infeksi dan komplikasi. Menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol juga membantu mengurangi risiko perkembangan kerusakan saraf. Pencegahan sangat penting karena neuropati dapat menyebabkan luka yang tidak terasa, infeksi yang meluas, dan bahkan amputasi jika tidak ditangani. Memahami kondisi ini membantu orang dengan diabetes mengambil langkah pencegahan sejak dini agar kualitas hidup tetap terjaga.