Cara Mencegah Glaukoma
Pemeriksaan mata komprehensif secara teratur sangat penting karena kerusakan glaukoma sering kali tidak menimbulkan gejala hingga mencapai stadium...
Penelitian mendalam dan panduan ahli untuk menjaga kesehatan visual Anda.
Pemeriksaan mata komprehensif secara teratur sangat penting karena kerusakan glaukoma sering kali tidak menimbulkan gejala hingga mencapai stadium...
Mulai tes lapangan visual gratis Anda dalam waktu kurang dari 5 menit.
Mulai tes sekarangFaktor risiko glaukoma adalah kondisi atau kebiasaan yang membuat seseorang lebih mungkin mengembangkan penyakit saraf optik yang dapat mengurangi penglihatan. Faktor yang tidak bisa diubah termasuk usia lanjut dan riwayat keluarga dengan glaukoma; kedua hal ini meningkatkan peluang terkena penyakit. Beberapa kelompok ras juga memiliki risiko berbeda; misalnya orang keturunan Afrika atau Asia tertentu lebih rentan pada tipe glaukoma tertentu. Tekanan bola mata yang tinggi adalah salah satu faktor risiko utama karena dapat merusak saraf optik jika tidak dikontrol. Kondisi medis seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan tiroid dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya glaukoma. Penggunaan obat kortikosteroid jangka panjang, baik oral maupun tetes mata, juga dapat menaikkan tekanan mata dan risiko glaukoma. Cedera mata sebelumnya atau operasi mata tertentu bisa menjadi faktor pemicu glaukoma sekunder. Beberapa kondisi mata bawaan, bentuk mata seperti rabun jauh, dan ketebalan kornea yang tipis juga dikaitkan dengan risiko lebih tinggi. Kebiasaan hidup seperti merokok dan gaya hidup tidak aktif mungkin berkontribusi secara tidak langsung terhadap risiko ini. Mengetahui faktor risiko penting karena membantu menentukan seberapa sering harus memeriksa mata dan langkah pencegahan yang perlu diambil.